berandaPeristiwa,- Persaingan smartphone berperforma tinggi dengan harga terjangkau kian memanas pada pertengahan 2026. Dua pemain agresif di segmen ini, Infinix GT 50 Pro dan POCO X8 Pro, kembali berhadapan membawa keunggulan masing-masing. Keduanya menyasar pengguna dengan bujet terbatas yang menginginkan performa maksimal, terutama untuk gaming.
Peluncuran Infinix GT 50 Pro di Bintaro menandai keseriusan brand ini menguasai pasar mid-range premium. Di sisi lain, POCO tetap konsisten menghadirkan perangkat “value killer” yang kuat di sisi performa dan software. Lalu, siapa yang unggul?
Performa Mesin: Adu Kencang Dimensity vs Snapdragon
Infinix mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate yang diklaim unggul dalam efisiensi daya dan suhu. Sementara POCO X8 Pro tetap setia dengan Snapdragon generasi terbaru yang dikenal stabil dalam optimalisasi aplikasi.
“Meskipun secara angka benchmark Antutu Infinix GT 50 Pro sedikit memimpin dengan skor 2,2 juta poin, POCO X8 Pro memberikan perlawanan sengit dengan kestabilan grafis yang sangat baik.” Ini membuat POCO tetap relevan bagi gamer yang mengutamakan konsistensi performa.
Layar dan Pengalaman Visual
Infinix tampil agresif dengan layar AMOLED 144Hz yang sangat responsif untuk game FPS. Sebaliknya, POCO menawarkan tingkat kecerahan lebih tinggi, cocok untuk penggunaan luar ruangan.
“Keduanya sama-sama menggunakan resolusi 1.5K yang tajam, namun Infinix memiliki keunggulan tambahan berupa fitur Physical GT Trigger,” yang memberi kontrol ekstra saat bermain.
Baterai: Infinix Unggul Telak
Di sektor daya, Infinix memimpin jauh dengan baterai 6.500 mAh. POCO masih bertahan di kisaran 5.000–5.500 mAh.
“Daya tahan murni Infinix memberikan rasa aman lebih bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan atau melakukan maraton gaming.” Meski POCO unggul tipis dalam fast charging, ketahanan tetap jadi faktor kunci.
Kamera dan Fitur
Kamera Infinix membawa sensor 50MP dengan OIS, cukup untuk kebutuhan harian. POCO unggul dalam software pengolahan gambar.
Untuk fitur gaming, Infinix tampil mencolok dengan RGB LED, sementara POCO mengandalkan haptic feedback yang lebih halus dan presisi.
Harga dan Value
Dengan rentang harga Rp4,9 juta hingga Rp7,9 juta, keduanya menawarkan value tinggi. Selisih harga tipis membuat keputusan bergantung pada kebutuhan pengguna.
Kesimpulan
Infinix GT 50 Pro cocok bagi gamer hardcore yang butuh baterai besar dan fitur fisik tambahan. Sementara POCO X8 Pro ideal bagi pengguna yang mencari performa stabil dan pengalaman software matang.
Dengan inovasi fitur gaming dan baterai jumbo, Infinix saat ini sedikit unggul. Namun, POCO tetap menjadi pilihan aman bagi pengguna yang mengutamakan keseimbangan performa dan kenyamanan.









