Desa Waringinsari Jadi Teladan Penurunan Stunting di Langensari

Desa Waringinsari meraih dua penghargaan tingkat Kecamatan Langensari tahun 2025 atas keberhasilannya menekan angka keluarga berisiko stunting dan meningkatkan partisipasi program keluarga berencana

Istri Wali Kota Banjar, Hetty Puspitawati Sudarsono (kiri), menyerahkan penghargaan kepada Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti (kanan) di Aula Desa Langensari, Kamis, 30 Nobember 2025. (Foto: Istimewa)
Istri Wali Kota Banjar, Hetty Puspitawati Sudarsono (kiri), menyerahkan penghargaan kepada Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti (kanan) di Aula Desa Langensari, Kamis, 30 Nobember 2025. (Foto: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Beranda Peristiwa, Kota Banjar Upaya berkelanjutan Pemerintah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dalam meningkatkan kesehatan keluarga membuahkan hasil.

Desa Waringinsari meraih dua penghargaan tingkat Kecamatan Langensari tahun 2025 atas keberhasilannya menekan angka keluarga berisiko stunting dan meningkatkan partisipasi program keluarga berencana.

banner 325x300

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara resmi di Aula Desa Langensari, Kamis (30/11/2025).

Desa Waringinsari menerima Piagam Desa Terbaik dalam Penurunan Jumlah Keluarga Berisiko Stunting (KRS) serta Sertifikat Apresiasi atas Capaian Peserta Kontrasepsi Mantap Terbanyak.

Istri Wali Kota Banjar, Hetty Puspitawati Sudarsono, yang menyerahkan langsung penghargaan tersebut.

Ia menilai capaian Waringinsari sebagai bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak dapat dilepaskan dari peran aktif warga di tingkat akar rumput.

Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh unsur desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Ini adalah hasil kerja bersama kader posyandu, tenaga kesehatan, PKK, dan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan capaian ini,” ujarnya.

Dengan prestasi tersebut, Kuswanti berharap desa yang ia pimpin dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya penurunan stunting dan penguatan program kesehatan keluarga.

“Demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas,” tambahnya.***

Views: 9

Views: 8

banner 325x300