berandaPeristiwa,- Komando Operasi (Koops) TNI Habema memasuki fase baru. Mayor Jenderal TNI Yudha Airlangga kini memimpin sebagai Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema. Ia menggantikan Mayor Jenderal TNI Ahmad Fikri Musmar yang kini menjabat Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad.
Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengonfirmasi pergantian tersebut. “Benar, posisi Mayjen Ahmad Fikri Musmar digantikan oleh Mayjen Yudha Airlangga,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Koops TNI Habema memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas Papua, khususnya dalam menghadapi gangguan kelompok bersenjata. TNI menempatkan Yudha untuk memperkuat pendekatan keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gerak Cepat ke Lapangan, Sapa Warga Papua
Mayjen Yudha langsung mengambil langkah cepat. Ia mengunjungi Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Rabu (8/4/2026). Ia memilih pendekatan humanis dengan menyapa masyarakat melalui kegiatan sosial.
Rombongan berangkat dari Bandara Mozes Kilangin menuju Bandara Aminggaru Ilaga menggunakan pesawat Caravan. Setelah tiba di Ilaga, Yudha memimpin perjalanan menuju Distrik Gome. Kepala Distrik Gome, Agustinus Murib, menyambut kedatangan rombongan dan menyerahkan noken Papua sebagai simbol penghormatan, kedamaian, dan persaudaraan.
Aksi Nyata: Sembako, Layanan Kesehatan, hingga Makan Gratis
Mayjen Yudha bersama jajaran TNI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan bantuan secara langsung. Mereka membagikan sembako, memberikan layanan kesehatan, dan menyediakan makan bergizi gratis bagi warga.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Infanteri Wirya Artha Diguna, menegaskan komitmen tersebut. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran kami diharapkan memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan,” katanya.
Ia juga menambahkan, “Kegiatan bakti sosial ini mendapatkan antusias dari masyarakat Distrik Gome, yang merasa terbantu dengan kehadiran TNI.”
Bangun Kepercayaan, Perkuat Stabilitas
Warga Distrik Gome menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka menyambut langsung kehadiran Pangkoops dan merasakan manfaat dari bantuan yang diberikan.
Mayjen Yudha Airlangga mendorong pendekatan aktif dan humanis dalam setiap langkahnya. Ia menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga stabilitas. Strategi ini memperkuat rasa aman sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Papua secara berkelanjutan.



















