banner 728x250

Mobile Klinik Telemedicine Banten Perluas Akses Kesehatan, Warga Sambut Antusias

Program Mobile Klinik berbasis telemedicine milik Pemprov Banten membantu masyarakat di wilayah sulit dijangkau mendapatkan layanan kesehatan gratis dan modern.

Mobile Klinik Banten Berbasis Telemedicine Permudah Akses Kesehatan Warga
Pemprov Banten menghadirkan Mobile Klinik berbasis telemedicine untuk memperluas akses kesehatan masyarakat di wilayah sulit dijangkau. Layanan gratis ini disambut antusias warga. (Foto: adpim.dokpim.banten)
banner 120x600
banner 468x60

berandaPeristiwa,- Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat layanan kesehatan berbasis digital melalui program Mobile Klinik telemedicine. Program tersebut hadir untuk memperluas akses kesehatan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau fasilitas medis.

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan pelayanan kesehatan modern harus mengikuti perkembangan teknologi. Menurut dia, pendekatan konvensional sudah tidak cukup untuk menjawab tantangan pemerataan layanan kesehatan di daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten melaksanakan program Mobile Klinik berbasis telemedicine sebagai pelengkap pelayanan kesehatan,” ujar Andra Soni saat menghadiri Seminar Transformasi Digital Layanan Kesehatan di Indonesia di Ballroom Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, kondisi geografis Banten menjadi tantangan besar dalam distribusi layanan kesehatan. Pemprov Banten pun memilih pendekatan mobile agar tenaga medis bisa menjangkau masyarakat secara langsung.

“Topografi dan kondisi 11 ribu kilometer jalan di luar jalan nasional turut menjadi pertimbangan pelaksanaan program Mobile Klinik,” katanya.

Pemerataan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas

Andra Soni menyebut Banten memang memiliki jumlah rumah sakit cukup banyak. Namun, keberadaan fasilitas kesehatan itu belum sepenuhnya menjangkau seluruh masyarakat secara merata.

Karena itu, Pemprov Banten menghadirkan Mobile Klinik untuk mendekatkan pelayanan kesehatan ke desa-desa dan wilayah yang sulit diakses kendaraan umum maupun fasilitas kesehatan tetap.

Program tersebut juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para peneliti BRIN dalam pengembangan teknologi kesehatan.

Menurut Andra, hasil riset dan inovasi dari BRIN dapat membantu pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.

“Mari kita jadikan teknologi sebagai alat untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

BRIN Soroti Pentingnya Keamanan Data Medis

Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat BRIN, Agus Eko Nugroho, mengatakan transformasi digital kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan sistem birokrasi dan perlindungan data.

Ia menilai pelayanan kesehatan menjadi sektor penting untuk mendukung target Generasi Emas 2045.

Agus juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan rekam medis pasien di tengah berkembangnya layanan telemedicine.

“Transformasi bukan sekadar pengadaan alat tapi peningkatan pelayanan kesehatan. Pengembangan telemedicine ke depan sangat penting untuk pelayanan kesehatan yang inklusif,” kata Agus.

Warga Antusias Gunakan Mobile Klinik Gratis

Saat ini, Mobile Klinik Banten melayani masyarakat di Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang. Setiap tim terdiri dari dokter, dua perawat, apoteker, serta sopir.

Apoteker Mobile Klinik, Ijat, mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap layanan tersebut. Dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), tim Mobile Klinik pernah melayani lebih dari 100 warga dalam sehari.

“Masyarakat menyambut antusias Mobile Klinik. Pernah melayani 100 orang lebih saat Cek Kesehatan Gratis (CKG). Layanan USG juga disambut antusias para ibu hamil karena layanan ini jarang ada di pedesaan,” ujar Ijat.

Ia menambahkan, Mobile Klinik membawa berbagai fasilitas kesehatan seperti X-ray, USG, dan EKG. Masyarakat juga mendapatkan obat dan pelayanan medis secara gratis.

“Mobile Klinik dilengkapi X-ray, USG, dan EKG. Pelayanan dan obat gratis tanpa dipungut biaya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *