banner 728x250

Bangkit Dramatis! Pariwisata Anyer-Carita Kembali Bersinar, Gubernur Banten Optimistis Wisata Makin Melesat

Kehadiran Mövenpick Resort Carita dan proyek Tol Serang–Panimbang diyakini menjadi pemicu kebangkitan wisata pesisir Banten sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.

Pariwisata Anyer-Carita Kembali Ramai, Mövenpick Resort Resmi Dibuka
Pariwisata Anyer-Carita Kembali Ramai, Mövenpick Resort Resmi Dibuka (Foto: bantenprov.go.id)
banner 120x600
banner 468x60

berandaPeristiwa,- Geliat sektor pariwisata di Provinsi Banten mulai menunjukkan kebangkitan signifikan, terutama di kawasan wisata pantai Anyer-Carita, Kabupaten Serang. Setelah sempat terpukul pascabencana tsunami 2018, kawasan pesisir barat Banten kini kembali ramai dengan hadirnya berbagai hotel, resor, hingga fasilitas wisata baru.

Momentum kebangkitan itu terlihat saat Gubernur Banten Andra Soni menghadiri soft opening Mövenpick Resort Carita di kawasan Jalan Raya Anyer-Sirih, Minggu (17/5/2026).

Dalam sambutannya, Andra menyebut sektor wisata Banten perlahan bangkit setelah mengalami penurunan cukup tajam beberapa tahun lalu.

“Pasca 2018 wisata kita sempat drop, tetapi Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh dan bangkit kembali,” ujar Andra.

Menurutnya, kebangkitan pariwisata tersebut tidak terjadi begitu saja. Pemerintah daerah bersama para pelaku industri wisata terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan pelayanan, pembinaan pelaku usaha, hingga penguatan kelompok sadar wisata atau pokdarwis.

Banten Dinilai Punya Potensi Wisata Lengkap

Andra menilai Banten memiliki kekuatan besar di sektor pariwisata karena didukung potensi alam dan budaya yang lengkap. Ia bahkan menyebut wilayah penyangga Jakarta itu memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di daerah lain.

“Di sekitar Jakarta tidak ada potensi seperti Banten. Punya pantai, gunung, curug, laut, pulau, kebudayaan, hingga wisata religi; lengkap semuanya,” katanya.

Ia optimistis sektor wisata di kawasan Anyer, Cinangka, hingga Carita akan berkembang lebih cepat setelah proyek Jalan Tol Serang–Panimbang selesai dibangun. Infrastruktur tersebut diyakini mampu mempermudah akses wisatawan menuju destinasi wisata unggulan di Banten.

“Alhamdulillah, dalam waktu dekat Tol Serang–Panimbang selesai sehingga akses ke sini akan semakin bagus,” imbuhnya.

Pemerintah Dorong Kolaborasi dan Pengembangan Desa Wisata

Pada kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun sektor pariwisata nasional.

Ia mengatakan pemerintah pusat akan mendorong pengembangan desa wisata di kawasan penyangga Anyer, Cinangka, dan Carita agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan selain menikmati wisata pantai.

“Pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita ini bukan superman, melainkan superteam. Tidak mungkin negeri ini bisa maju kalau tidak berkolaborasi,” ujar Yandri.

Yandri berharap kehadiran resor internasional seperti Mövenpick dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa sekitar.

“Kita ingin orang yang menginap di Mövenpick tidak hanya menikmati pantai, tetapi juga bisa berwisata ke desa-desa, menikmati budaya, kuliner, air terjun, dan potensi lainnya,” tambahnya.

Mövenpick Resort Carita Jadi Magnet Wisata Baru

Sementara itu, Senior Vice President Operations and Government Relations Accor Indonesia, Adi Satria, mengatakan Mövenpick Resort Carita menjadi resor Mövenpick kelima di Indonesia.

“Kami yakin kehadiran Mövenpick Resort Carita akan semakin memperkuat posisi Accor di destinasi pesisir Indonesia,” ucapnya.

Adi menjelaskan, jaringan Accor saat ini mengelola lebih dari 6.000 hotel dengan 40 merek di 110 negara. Adapun brand Mövenpick telah hadir di lebih dari 40 negara dengan lebih dari 140 hotel dan resor.

General Manager Mövenpick Resort Carita, Christophe Keramaris, berharap kehadiran resor tersebut mampu menjadi motor penggerak baru bagi sektor pariwisata Banten.

“Kami berharap Mövenpick dapat menjadi destinasi pilihan bagi wisatawan domestik maupun internasional,” tuturnya.

Peresmian resor itu turut dihadiri Ratu Rachmatuzakiyah, unsur Forkopimda Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Serang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *