KOTA BANJAR – Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriana, secara resmi melepas Karnaval Sedekah Bumi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-48 Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pembangunan desa berbasis ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
Karnaval diberangkatkan dari halaman Kantor Desa Waringinsari dan diikuti ratusan peserta yang terdiri atas perwakilan RT/RW, lembaga desa, sekolah, karang taruna, pelaku UMKM, hingga kelompok tani.
Sepanjang rute, peserta menampilkan beragam atraksi budaya, mobil hias bertema hasil pertanian, serta pakaian adat yang menjadi daya tarik masyarakat.
Rangkaian Sedekah Bumi juga diisi doa bersama, kirab gunungan hasil pertanian, hingga pembagian hasil bumi sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen serta perjalanan Desa Waringinsari yang telah memasuki usia ke-48.
Dalam sambutannya, Supriana mengapresiasi kekompakan masyarakat yang terus menjaga tradisi sekaligus membangun desa.
“Sedekah Bumi bukan hanya tradisi, tetapi juga ruang gotong royong dan pelestarian budaya. Saya bangga, di usia 48 tahun Desa Waringinsari terus tumbuh, UMKM-nya naik, dan infrastrukturnya semakin baik,” ujarnya.
Ia berharap peringatan hari jadi desa tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan berbagai inovasi pembangunan.
“Jadikan momentum ini untuk memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan desa mandiri, dan menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Banjar siap mendukung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota Banjar dalam peringatan hari jadi desa.
Menurutnya, usia ke-48 menjadi titik awal untuk memperkuat berbagai program pembangunan yang telah disiapkan pemerintah desa.
“Usia 48 tahun ini kami jadikan titik tolak. Program prioritas kami meliputi pembangunan jalan usaha tani, penguatan lumbung pangan desa, serta digitalisasi layanan kepada masyarakat,” ujar Kuswanti.
Selain karnaval, peringatan Hari Jadi ke-48 Desa Waringinsari juga diisi berbagai kegiatan, mulai dari lomba tumpeng, festival kuliner lokal, santunan bagi anak yatim, jalan sehat berhadiah, hingga ditutup dengan Tablig Akbar pada malam hari.*** (Uus Iskandar)

















