banner 728x250

Spektakuler! KONI Sebut Banten Sangat Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032

KONI Pusat menilai Banten memiliki venue olahraga, akses transportasi, dan infrastruktur penunjang yang sangat lengkap untuk menggelar PON XXIII 2032 bersama Lampung.

KONI Nilai Banten Sangat Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032 Bersama Lampung
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menegaskan Provinsi Banten telah memiliki kesiapan yang sangat matang untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Lampung. (Foto: adpim.dokpim.banten)
banner 120x600
banner 468x60

berandaPeristiwa,- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menilai Provinsi Banten sudah sangat siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Lampung. Penilaian itu muncul setelah tim penjaringan KONI melakukan visitasi terhadap kesiapan venue, transportasi, hingga sarana pendukung olahraga di Banten.

Marciano menyampaikan pernyataan itu usai membuka Rapat Kerja Nasional KONI 2026 di Pullman Central Park, Kamis, 21 Mei 2026.

“Ya, Banten dan Lampung sudah layak menjadi tuan rumah,” ujar Marciano.

Rakernas KONI 2026 mengusung tema PON Sebagai Program Strategis Nasional Mewujudkan Sasaran Asta Cita Bidang Olahraga. Forum tersebut membahas kesiapan daerah calon penyelenggara PON XXIII tahun 2032.

Marciano menegaskan Banten memiliki banyak venue olahraga yang siap pakai. Bahkan, jumlah fasilitas olahraga di beberapa cabang melebihi kebutuhan pertandingan.

“Misalnya lapangan golf. Kita butuhnya hanya satu, tetapi Banten menawarkan tujuh. Lalu untuk maraton juga ada dua, di PIK 2 dan Tanjung Lesung, padahal yang kita butuhkan hanya satu,” katanya.

Ia optimistis seluruh cabang olahraga dapat berjalan maksimal karena dukungan fasilitas yang lengkap dan tersebar di banyak daerah.

Target Penyelesaian Venue Rampung Tahun 2030

Marciano juga mengapresiasi komitmen Gubernur Andra Soni dalam mempercepat pembangunan sarana olahraga di Banten. Menurut dia, waktu enam tahun menuju PON 2032 sangat cukup untuk menyempurnakan seluruh fasilitas penunjang.

“Pak Gubernur Andra Soni sudah merencanakan target penyelesaian seluruh venue pada tahun 2030,” ucapnya.

KONI Pusat pun akan membawa hasil kesiapan Banten tersebut ke agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) KONI mendatang.

Akses Transportasi Dinilai Sangat Mendukung

Gubernur Andra Soni menyebut Banten memiliki keunggulan besar dari sisi aksesibilitas. Ia mengatakan keberadaan bandara, pelabuhan, jalur kereta api, commuter line, hingga jaringan jalan tol akan mempermudah mobilitas atlet dan ofisial.

Menurut Andra, Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, jalur Commuter Line Serpong–Tanah Abang, hingga lintasan Rangkasbitung–Merak menjadi kekuatan utama konektivitas wilayah.

“Infrastruktur seperti Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Commuter Line Serpong–Tanah Abang, serta jalur kereta api Rangkasbitung–Tanah Abang dan Rangkasbitung–Merak akan mempermudah aksesibilitas para atlet, ofisial, dan seluruh tamu PON XXIII,” kata Andra.

Selain itu, jaringan tol Jakarta–Merak, Serpong–Cinere, hingga Serang–Panimbang juga akan mempercepat mobilitas selama penyelenggaraan pesta olahraga nasional tersebut.

Banten International Stadium Jadi Pusat PON 2032

Pemprov Banten menyiapkan Banten International Stadium sebagai pusat utama pelaksanaan PON XXIII. Stadion berkapasitas 32 ribu penonton itu berada di kawasan sport center dengan konsep sport city terintegrasi.

“Kami memiliki Banten International Stadium yang akan menjadi klaster utama pelaksanaan PON XXIII dengan konsep sport city yang terintegrasi dengan venue multicabang olahraga,” tutur Andra.

Pemprov Banten juga menyiapkan 44 arena pertandingan untuk mendukung 28 cabang olahraga. Venue tersebut tersebar di berbagai daerah seperti Kabupaten Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Kota Tangerang Selatan.

Beberapa venue unggulan meliputi Pantai Tanjung Lesung untuk triathlon, BSD Extreme Park untuk BMX dan skateboard, ICE BSD untuk MMA dan muay thai, serta kawasan PIK 2 untuk triathlon dan boling.

Pemprov Banten Kebut Pembangunan Arena Baru

Pemprov Banten terus mempercepat pembangunan sejumlah arena baru di kawasan sport center. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 2030 sesuai RPJMD Provinsi Banten 2026–2029.

Beberapa fasilitas yang masuk target percepatan antara lain GOR Akuatik, GOR Basket, lapangan hoki, lapangan tembak, arena BMX dan skateboard, hingga arena angkat besi.

Dengan dukungan infrastruktur modern, akses transportasi lengkap, dan kesiapan venue olahraga yang terus berkembang, Banten semakin percaya diri menyambut peluang menjadi tuan rumah PON XXIII tahun 2032.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *