berandaPeristiwa,- Borneo FC tampil agresif sejak peluit awal saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026). Tim tuan rumah langsung menekan dengan organisasi permainan rapi dan tempo terukur.
Skuad Pesut Etam menurunkan kekuatan terbaik. Nadeo Argawinata dan kolega bermain disiplin sambil menjaga intensitas serangan. Mereka memandang laga ini sebagai momentum krusial dalam perburuan gelar. “Tiap laga sisa di BRI Super League adalah partai final,” menjadi cerminan fokus tim sepanjang pertandingan.
Persita tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba melancarkan serangan balik cepat. Namun, upaya tersebut belum mampu menciptakan peluang bersih yang membahayakan gawang Borneo FC.
Gol Peralta Pecah Kebuntuan
Borneo FC akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-36. Proses gol lahir dari kombinasi apik di lini depan. “Kerja sama rapi antara Koldo Obieta dan Peralta menjadi kunci,” sebelum Mariano Peralta melepaskan tembakan akurat ke gawang Persita.
Gol itu mengubah ritme pertandingan. Borneo FC semakin percaya diri menguasai permainan, sementara Persita berusaha bangkit hingga akhir babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Kartu Merah Ubah Jalannya Laga
Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka meningkatkan tekanan dan menguasai lini tengah. Situasi makin menguntungkan setelah pemain Persita, Rayco Rodriguez, menerima kartu merah.
Kondisi tersebut membuat Persita kesulitan mengembangkan permainan. Borneo FC memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk terus menekan pertahanan lawan.
Sihran Kunci Kemenangan
Gol kedua hadir pada menit akhir pertandingan. Muhammad Sihran, yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-84, langsung memberi dampak. Ia mencetak gol penutup yang memastikan kemenangan timnya.
Gol sempat diperiksa melalui VAR. Namun, keputusan akhir tetap mengesahkan gol tersebut. “Wasit VAR sempat mengintervensi, namun gol tetap disahkan,” sehingga skor berubah menjadi 2-0.
Persaingan Gelar Kian Panas
Kemenangan ini membawa Borneo FC mengoleksi 69 poin dan menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen dengan 72 poin. Persaingan menuju gelar juara semakin terbuka lebar.
Di sisi lain, Persita Tangerang tetap bertahan di posisi ke-9 dengan 44 poin. Mereka masih berpeluang memperbaiki posisi di sisa musim.
Borneo FC kini mengirim pesan kuat kepada rivalnya. Konsistensi dan efektivitas permainan menjadi modal penting untuk terus menekan hingga akhir musim.

















