banner 728x250

Lautan Biru Bobotoh Guncang Bandung, Pawai Juara PERSIB 2026 Pecah Total

Jutaan Bobotoh tumpah ruah di Kota Bandung untuk merayakan gelar juara Persib musim 2025/2026 dalam Pawai Juara Panca Takhta yang berlangsung meriah dan penuh emosional.

Lautan Biru Bobotoh Guncang Bandung dalam Pawai Juara Persib 2026
Pawai merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai kompetisi musim 2025/2026 (Dok. Persib)
banner 120x600
banner 468x60

Jutaan Bobotoh Padati Jalanan Kota Bandung

berandaPeristiwa,- Kota Bandung kembali mencatat sejarah besar sepak bola Indonesia. Jutaan Bobotoh turun ke jalan pada Minggu, 24 Mei 2026, untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai kompetisi musim 2025/2026 lewat Pawai Juara Panca Takhta.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Barat mulai memadati pusat Kota Bandung. Mereka mengenakan atribut biru, membawa bendera Persib, serta menyanyikan chant kebanggaan sepanjang jalur pawai.

Rombongan memulai perjalanan dari Gedung Sate pukul 08.00 WIB. Arak-arakan kemudian bergerak melewati Jalan Banda, Riau, Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, Simpang Lima, hingga finis di kawasan Jalan Asia-Afrika.

Atmosfer perayaan langsung terasa sejak iring-iringan bergerak. Ribuan Bobotoh terus meneriakkan yel-yel juara sambil mengabadikan momen bersejarah tersebut.

Persib Sebut Bobotoh Jadi Kekuatan Utama

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan luar biasa yang kembali ditunjukkan Bobotoh kepada Persib.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang telah hadir dan menjadi bagian dari Pawai Juara Panca Takhta,” kata Adhitia.

Menurut dia, gelar juara musim ini lahir dari dukungan panjang yang terus mengalir kepada Persib dalam setiap situasi.

“Antusiasme, dukungan, serta kecintaan yang ditunjukkan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Persib memiliki ikatan yang sangat kuat dengan masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.

Adhitia juga menilai perayaan tersebut bukan sekadar selebrasi trofi. Ia menyebut momen itu sebagai simbol kebersamaan antara klub dan masyarakat Jawa Barat.

Lautan Biru Kuasai Asia-Afrika

Pusat perayaan terlihat di kawasan Jalan Asia-Afrika. Ribuan hingga jutaan Bobotoh memenuhi area tersebut hingga menciptakan lautan biru di jantung Kota Bandung.

Puncak acara berlangsung ketika para pemain dan ofisial Persib menaiki Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika sambil mengangkat trofi juara di hadapan para pendukung.

Momen tersebut langsung memicu sorakan besar dari massa yang sudah menunggu sejak pagi hari. Banyak Bobotoh rela datang sejak dini hari demi menyaksikan perayaan juara secara langsung.

Selain skuad Persib, jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat serta pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung ikut hadir dalam arak-arakan tersebut.

Persib Minta Maaf soal Kemacetan

Tingginya antusiasme masyarakat membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan panjang. Persib pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan pengguna jalan yang aktivitasnya terdampak selama pawai berlangsung.

“Atas kepadatan maupun ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat selama berlangsungnya pawai, kami turut menyampaikan permohonan maaf,” ucap Adhitia.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, media, hingga masyarakat yang menjaga suasana tetap tertib dan kondusif.

Persib Tegaskan Ikatan dengan Masyarakat Jawa Barat

Setelah menyelesaikan rangkaian pawai, seluruh anggota skuad Persib melanjutkan agenda menuju Pendopo Kota Bandung untuk menghadiri penyambutan resmi oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Pawai Juara Panca Takhta menutup perjalanan panjang Persib musim ini dengan satu pesan kuat: keberhasilan klub tidak pernah lepas dari dukungan Bobotoh.

“Hatur nuhun, Bobotoh. Trofi ini milik kita semua,” tutup Adhitia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *