banner 728x250

Gubernur Andra Soni Dorong Industri Prioritaskan Warga Banten, Siapkan SDM Kompeten untuk Pasar Kerja Global

Pemprov Banten, Krakatau Steel, dan KemenP2MI berkolaborasi menyiapkan tenaga kerja kompeten untuk memenuhi kebutuhan industri lokal hingga pasar kerja internasional.

Andra Soni Minta Industri Prioritaskan Warga Banten, Siapkan SDM Siap Kerja dan Go Internasional
Foto: bantenprov.go.id
banner 120x600
banner 468x60

berandaPeristiwa,- Gubernur Banten Andra Soni meminta pelaku industri yang beroperasi di wilayah Banten untuk memberikan prioritas kepada warga lokal dalam mengisi berbagai peluang kerja yang tersedia. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.

Pernyataan itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Sinergi Penyiapan Pekerja Migran Indonesia antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI/BP2MI), Pemerintah Provinsi Banten, PT Krakatau Steel, dan Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (IKA Untirta) di SMK YPKS Cilegon, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra mengapresiasi PT Krakatau Steel dan Yayasan Pendidikan Krakatau Steel yang terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kerja.

“Saya berterima kasih kepada Yayasan Pendidikan Krakatau Steel yang mempersiapkan anak-anak kita, warga Banten yang sehari-hari akan mengisi lowongan pekerjaan di industri-industri yang ada di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.

Banten Jadi Magnet Pencari Kerja

Menurut Andra, posisi strategis Banten sebagai kawasan industri menjadikannya tujuan para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan pertumbuhan jumlah penduduk terus meningkat setiap tahun.

Karena itu, pemerintah daerah menghadapi tantangan besar untuk menciptakan lapangan kerja yang mampu menampung kebutuhan tenaga kerja yang terus bertambah.

“Tantangan kita adalah bagaimana membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya. Dengan niat kita menata kembali pertumbuhan, kita menata kembali ekonomi kita,” katanya.

Andra menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Krakatau Steel Siapkan Talent Pool dan Pusat Pelatihan

Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhamad Akbar, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai program pengembangan tenaga kerja, khususnya di bidang manufaktur dan pengelasan (welding).

Melalui sistem talent pool yang dimiliki perusahaan, lulusan sekolah menengah maupun pendidikan vokasi dapat memperoleh pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, Krakatau Steel juga membuka akses kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga melalui pusat pendidikan dan pelatihan yang berfokus pada sektor manufaktur.

“Ini untuk menampung para lulusan SMK, SMA umum, untuk bisa kita latih bersama Kementerian dengan program tadi, supaya ada value added bagi generasi penerus, mempunyai nilai tambah pada saat penempatan di luar negeri dengan penghasilan yang seharusnya jauh lebih tinggi,” ujar Akbar.

Cetak Pekerja Migran Berkeahlian Tinggi

Sementara itu, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KemenP2MI, Dwi Setiawan Susanto, menyebut kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pengembangan tenaga kerja yang terintegrasi.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah vokasi, dan dunia industri diharapkan mampu menghasilkan pekerja migran yang memiliki kompetensi tinggi dan siap bekerja di berbagai negara.

“Jadi kita menuju satu era skill worker, pekerja migran kita, di mana kita punya adik-adik yang produktif dengan berbagai keahlian yang dibutuhkan di lintas negara,” kata Dwi.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap generasi muda Banten tidak hanya mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar kerja internasional dengan keterampilan yang relevan dan bernilai tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *